Showing posts with label Kacer. Show all posts
Showing posts with label Kacer. Show all posts

Tips Memilih Kacer Obyokan Prospek Suara Keras dan Fighter

March 06, 2019 1 Comment
Kacer muda hutan tentunya sudah menjadi pilihan untuk bahan lomba, karena kacer muda hutan ini sudah bisa dinilai apakah mempunyai suara yang keras dan memiliki mental yang bagus. Cara untuk menilainya tentunya dengan mengamati ciri fisik dan juga gerak-gerik pada saat di tempatkan pada kandan obyokan. Selain itu, kacer hasil tangkapan hutan ini tentunya sudah pasti anda bisa ketahuan jantan dan betinanya, karena sangat mudah sekali untuk membedakan jenis kelamin kacer pada saat usia dewasa.



Dengan memilih kacer muda hutan yang bagus sebagai bahan untuk lomba, memanglah sangat tepat, karena selaiin anda bisa mengetahui ciri fisik yang prospek, anda juga bisa dengan mudah untuk mendapatkan kacer dengan isian alam yang koplit dan tentunya kita hanya perlu melakukan perawatan supaya burung kacer bisa cepat gacor. Karena kacer tangkapan hutan sudah sering terbang bebas maka nafas yang dimiliki burung ini juga panjang, ini adalah keuntungan lain dari membeli kacer ombyokan.

Pada artikel yang kali ini saya bahas, saya akan memberikan tips untuk anda tentang cara memilih kacer obyokan prospek suara keras dan fighter. untuk anda yang ingin mengetahui apasaja ciri-cirinya, bisa langsung simak ulasan berikut ini.

Ciri Fisik Kacer Prospek Suara Keras dan Fighter


  • Pilih kacer jantan sebagai bahan lomba, Kenapa harus kacer jantan? Karena yang mempunyai variasi suara yang banyak dan keras adalah kacer jantan. Untuk membedakan jantan atau betina cukup mudah yaitu dengan memperhatikan warna bulu dadanya, jika bulu dada hitam mengkilap itu jantan sedangkan betina bulu dada berwarna abu-abu kusam.
  • Perhatikan bentuk paruhnya, bentuk paruh yang bagus yang dapat mengeluarkan suara keras tentu saja yang panjang dan tebal. Selain panjang dan tebal yang perlu diperhatikan lagi adalah paruh tidak boleh bengkok dan tidak boleh panjang sebelah (maksudnya atas/bawah lebih panjang) karena dapat memperngaruhi nyaring atau tidaknya suara yang dikeluarkan.
  • Masih seputar paruh, jika ada kacer yang mempunyai paruh celah biasanya mempunyai suara yang diatas rata-rata jadi amati apakah ada burung yang mempunyai ciri-ciri tersebut.
  • Pangkal paruh, kacer yang mempunyai pangkal paruh lebar dapat dipastikan mempunyai suara yang lantang karena saat berkicau burung dengan ciri-ciri seperti ini akan membuka mulutnya secara full dan ngotot.
  • Lubang hidung, pilih kacer yang mempunyai lubang hidung besar tembus dan sedekat mungkin dengan mata. Untuk mengamati harus ada beberapa burung untuk bahan perbedaan.
  • Mata burung, amati bentuk matanya. Jika mata bulat besar dan melotot dapat dipastikan burung mempunyai mental tempur dan fighter. Jika matanya kecil biasanya burung mempunyai sifat kurang fighter.
  • Kepala burung, dari bentuk mata dan paruh yang panjang dan tebal harusnya kepala juga besar dan jika dilihat dari samping seperti berbentuk kotak.
  • Leher yang padat berisi serta panjang menandakan burung ini mempunyai power suara yang keras dan panjang.
  • Badan burung harus panjang tetapi tidak terlalu besar.
  • Sayap harus menggepit rapat simetris karena itu adalah ciri-ciri burung yang sehat.
  • Kaki burung harus besar dan kuat saat mencengkram.
  • Ekor burung kacer kesukaan saya adalah ekor pendek karena beberapa kali pelihara burung kacer dengan ekor pendek mainnya full buka ekor dan nancep. Berbeda dengan ekor panjang yang cenderung buka tutup ekor dan sering nyiblek.
  • Pilih burung yang berdiri tegap dan tidak suka bungkuk karena burung akan lebih loss dalam mengeluarkan suara isiannya.
  • Pilih burung yang masih muda karena lebih cepat dijinakkan dan dibuat gacor, burung muda memiliki kaki yang masih basah dan hitam mengkilap sedangkan kacer tua kakinya sudah kering dan bersisik.
  • Burung berani berkicau pada kandang ombyokan, karena kacer merupakan burung fighter maka tak heran burung akan tarung dengan kacer lain. Burung seperti inilah yang mempunyai mental fighter yang cocok untuk bahan lomba.

Untuk patokan dalam memilih kacer ombyokan yang prospek untuk lomba ada beberapa ciri fisik yang dapat digunakan untuk pedoman dalam memilih kacer ombyokan mulai dari ujung paruh sampai ujung kaki.

  • KEPALA PAPAK, Menandakan kacer fighter yang tahan gempuran
  • KEPALA BULET BESAR, Menandakan kacer cerdas mudah merekam suara masteran
  • PARUH TEBAL, Menandakan kualitas volume yang kencang
  • PARUH TIPIS, Menandakan volume yang tajam/ ngristal
  • PARUH LURUS, Menandakan gaya tarung anteng/duduk
  • PARUH BENGKOK, Menandakan gaya tarung centil/naik turun tangkringan
  • LUBANG HIDUNG KECIL, Menandakan susah adaptasi/Mental rumah
  • LUBANG HIDUNG BESAR, Menandakan gampang adaptasi/fighter tinggi
  • PARUH CELAH, Menandakan volume diatas rata-rata
  • MATA BELO, Menandakan fighter yg kuat saat lihat lawan
  • MATA SIPIT, Menandakan suka kaget/latah
  • LEHER PANJANG, Menandakan jenis kacer main speed 
  • LEHER PANJANG BESAR, Menandakan kacer main speed&tembakan
  • LEHER PENDEK, Menandakan jenis kacer main ngerol 
  • LEHER PENDEK BESAR, Menandakan kacer main ngerol&tembakan
  • DADA MEMBUSUNG, Menandakan fighter yang kuat 
  • DADA BUNGKUK/TIDUR, Menandakan fighter yg lemeh
  • BODI KECIL/SEDANG/BESAR, Menandakan power 
  • BODI PENDEK, Menandakan burung labil/susah diseging
  • BODI SEDANG, Menandakan burung stabil diseting 
  • BODI PANJANG, Menandakan burung centil/lebih suka gerak
  • STRIP PUTIH LEBER, Menandakan burung gampang kondisi
  • STRIP PUTIH TIPIS, Menandakan burung susah kondisi
  • EKOR PANJANG, Menandakan gaya tarung centil/naik turun tangkringan 
  • EKOR PENDEK, Menandakan gaya tarung anteng/duduk
  • PUNGGUNG LEBER, Menandakan tipe kacer menyerang
  • PUNGGUNG SEMPIT, Menandakan tipe kacer bertahan
  • KAKI PANJANG, Menandakan gaya tarung centil/over aktif
  • KAKI PENDEK, Menandakan gaya tarung anteng/duduk
  • CEKER BESAR, Menandakan fighter yg kuat
  • CEKER KECIL, Menandakan fighter yg lemah
  • CENGKRAMAN YANG KUAT, Menandakan tipe menyerang
  • CENGKRAMAN YANG LEMAH, Menandakan tipe bertahan


Selain dari ciri-ciri kacer prospek bahan lomba yang sudah saya sebutkan diatas. Tentunya anda harus memperhatikan dan mempertimbangkan kesehatan burung kacer yang akan anda pilih, jangan sampai anda hanya memilih ciri fisik yang bagus namun anda tidak mengetahui kalau burung kacer tersebut sedang sakit atau memiliki cacat fisik.

Saya rasa cukup sekian tips yang bisa saya bagikan kali ini tentang Tips Memilih Kacer Obyokan Prospek Suara Keras dan Fighter. Semoga dengan artikel yang cukup singkat ini bisa bermanfaat dan berguna untuk anda semua. Terimakasih dan selamat mencoba.

Settingan Harian Burung Kacer Tipe Panas

March 06, 2019 1 Comment
Burung kacer merupakan salah satu burung kicau yang memiliki sifat fighter secara alami. Dalam cara perawatan burung kacer ini tentuya kita diharuskan untuk bisa melihat dan mengetahui karakter burung tersebut, karena pada umumnya burung yang memiliki beda karekter biasanya memiliki perbedaan dalam proses perawatannya.

Burung kacer ini memiliki 2 tipe karakter yang berbeda, seperti kacer tipe panas dan kacer tipe dingin. jika anda belum bisa mengetahui, bagai mana membedakan kacer tipe panas dan kacer tipe dingin, anda bisa membaca artikel yang sudah saya bagikan sebelumnya tentang Cara membedakan Kacer Tipe Panas dan Kacer Tipe Dingin.

Jika sebelumnya saya pernah memberikan Tips tentang Perawatan Harian Kacer Tipe Dingin. Maka kali ini, saya akan memberikan tips tentang Perawatan Harian Kacer Tipe Panas. Yang tentunya dengan pola perawatan yang tepat, maka burung kacer akan semakin Gacor baik itu di rumah atau pada saat dilombakan.

Settingan Harian Burung Kacer Tipe Panas

Kacer tipe panas ini memiliki sifat yang cepat sekali emosi, maka dari itulah penjemuran yang anda lakukan tidak perlu lama, karena akan membuat kacer menjadi over emosi dan jika suhu tubuh pada burung kacer ini terlalu panas, maka bisa mengakibatkan burung kacer tipe panas ini menjadi kanibal atau ciak bulu. Selain cepat emosi, kacer tipe panas ini juga sering membagong kalau kurang birahi maka dengan cara rutin dimandikan setiap hari maka kacer tipe panas ini bisa  menaikkan birahi secara perlahan-lahan.

Perawatan Harian Kacer Tipe Panas


Dengan mengetahui karakter burung kacer tersebut, maka kita bisa menyimpulkan bagai mana cara perawatan harian pada kacer tipe panas yang benar agar burung tidak gampang emosi dan tidak gampang bagong saat ketemu lawan. Berikut sedikit gambaran tentang cara seting kacer tipe panas.

  • Perawatan dimulai dari pagi hari yaitu mulai memandikan burung dengan cara keramba atau disemprot.
  • Jemur burung jangan terlalu lama, cukup 15 - 30 menit saja. Biasanya saya mulai penjemuran burung pukul 8 pagi sampai pukul 8.30
  • Saat dijemur burung bisa juga dimasukkan dalam kandang umbaran untuk melatih stamina dan pernafasan agar tidak mudah ngos-ngosan karena diketahui burung tipe panas ini ketika ketemu musuh langsung mengeluarkan isian secara ngotot jadi perlu latihan fisik yang lebih rutin agar stamina tidak gampang kendor.
  • Setelah jemur berikan EF harian berupa jangkrik 3/5 ekor. Jika kacer anda kuat makan jangkrik hanya 3 ekor dipagi hari maka berikan settingan 3 ekor seterusnya tetapi jika bisa lebih dari 3 ekor maka ukur sampai burung tidak mau makan jangkrik lagi.
  • EF Kroto bisa diberikan seminggu 2 kali saja. contoh hari senin dan kamis
  • Setelah pemberian EF burung bisa diangin-anginkan sambil kita dengarkan kicauannya.
  • Kerodong burung agar burung bisa istirahat lebih lama karena kalau tidak dikerodong biasanya burung akan ngoceh terus yang mengakibatkan kelelahan saat digantangkan nanti.
  • Sore hari buka krodong dan angin-anginkan burung sambil kita beri EF jangkrik 3/5 ekor sesuai kebiasaan.

Cara merawat kacer tipe panas ini tentunya lebih simple, karena anda tidak harus menunggu lama untuk melakukan proses penjemuran karena kacer tipe panas ini hanya cukup melakukan penjemuran sebentar saja.

Jadi intinya pada perawatan kacer tipe panas ini sangatlah mudah yaitu sering mandi, jemur sebentar, latihan fisik/ pernafasan yang rutin dan pemberian EF yang konsisten. Kalau burung masih bagong berarti burung bisa lebih sering dimandikan contoh mandi pagi dan malam hari.

Baca juga : Settingan Kacer Tipe Dingin

Saya rasa cukup sekian tips yang bisa saya bagikan kali ini, tentang Settingan Harian Burung Kacer Tipe Panas. Semoga dengan tips yang cukup singkat ini bisa bermanfaat dan bisa menjadikan referensi untuk kita semua. Selamat mencoba dan terimakasih.

Settingan Harian Burung Kacer Tipe Dingin

March 06, 2019
Pada artikel kali ini, saya akan membagika tentang cara Settingan Harian Kacer Tipe Dingin. jika sebelumnya saya sempat membahas tentang Cara Membedakan Kacer Tipe Dingin dan Kacer Tipe Panas, namun saya tidak menjelaskan tentang perawatan hariannya, maka dengan artikel ini, saya akan membagikan pola rawatan harian kacer tipe dingin.

Istilah kacer tipe dingin sudah umum digunakan untuk membedakan karakter burung agar kita lebih mudah untuk merawatnya. Kacer tipe dingin ini tentunya burung yang mempunyai suhu tubuh dingin atau bisa di artikan sebagai burung yang lebih susah dibuat emosi karena mempunyai sifat/ karakter yang tenang.

Burung kacer tipe dingin ini biasanya dalam kesehariannya lebih dominan ngriwik dari pada ngeplong maka dari itu pemberian EF dan juga penjemuran yang kuat bisa menjadi solusi agar burung dengan tipe ini mau ngeplong.

Ada beberapa ciri yang mendasari pada kacer tipe dingin ini yaitu burung kacer tidak suka mandi dan kuat panas kalau di jemur, sebagai contoh ketika burung kacer di masukkan ke dalam keramba tetapi burung tidak mau mandi sendiri namun harus disemprot dulu supaya mau mandi dan juga burung kacer kalau di jemur dalam waktu yang cukup lama tetap kuat dan tidak membuka mulutnya seperti kepanasan.

Settingan Harian Burung Kacer Tipe Dingin

Beberapa ciri mendasar kacer tipe dingin adalah burung tidak suka mandi dan kuat panas kalau dijemur, sebagai contoh ketika burung dimasukkan dalam keramba tetapi burung tidak mau mandi sendiri tapi harus disemprot dulu agar mau mandi dan juga burung kalau dijemur lama tetap kuat dan tidak membuka mulutnya seperti kepanasan.

Itulah sebagai gambaran tentang kacer tipe dingin ini yang sedikit susah untuk dibuat ngeplong, namun dengan mengetahui karakter burung tersebut diharapkan kita bisa untuk memberikan perawatan yang tepat supaya burung kacer tipe dingin ini mau mengeluarkan isiannya pada saat dilombakan.

Rawatan Harian Kacer Tipe Dingin


Untuk pola perawatan harian untuk kacer tipe dingin ini, cukup mudah. untuk lebih jelasnya bisa simak pola perawatannya dibawah ini.

  • Untuk kesehariannya burung dikerodong.
  • Pagi hari embunkan burung agar mendapatkan udara yang segar, proses pengembunan dipercaya dapat membuat burung lebih rajin berkicau.
  • Jemur burung mulai pukul 7 sampai burung membuka mulutnya (tanda kepanasan). Biasanya kacer tipe dingin lebih tahan panas maka dari itu penjemuran bisa sampai jam 10 pagi.
  • Saat dijemur burung bisa juga dimasukkan kandang umbaran untuk melatih pernafasan dan membuat burung olahraga agar tidak kegemukan.
  • Setelah jemur dan burung sudah tenang baru berikan EF jangkrik 5 ekor dan UH 2 ekor saja untuk menghangatkan suhu tubuhnya.
  • Burung tidak usah dimandikan tiap hari, seminggu cukup 2 kali saja agar suhu tubuh tetap terjaga.
  • Burung bisa dikrodong lagi sampai sore hari setelah itu berikan jangkrik 5 ekor dan juga UH tetap 2 ekor saja.
  • Malam hari full krodong.
  • Pemberian Ulat Hongkong (UH) sangat penting untuk kacer tipe dingin karena UH yang sifatnya panas bisa menghangatkan suhu tubuh burung, jika kacer tipe ini kurang kena jemur biasanya burung akan keseringan nyiblek/ naik turunkan ekornya sambil siul-siul saja.


Yang paling penting dan perlu anda ketahui bahwa untuk perawatan harian kacer tipe dingin memerlukan waktu yang lebih lama terutama pada saat penjemuran, anda harus bisa memahami karakter burung agar tidak salah dalam melakukan perawatan. Kalau burung tidak mau mandi gak apa-apa itu tandanya suhu tubuh burung masih rendah, kalau burung suka nyiblek maka proses penjemuran dilakukan lebih lama.

Saya rasa cukup sekian tipe yang bisa saya sampaikan tentang Settingan Harian Burung Kacer Tipe Dingin. Semoga bisa bermanfaat dan selamat mencoba.

Cara Membedakan Kacer Tipe Dingin dan Kacer Tipe Panas

March 05, 2019
Burung Kacer merupakan burung kicau yang telah menjadi salah satu burung kicauan yang paling banyak di minati oleh para kicaumania nusantara. Selain memiliki suara yang lantang dan merdu, Kacer ini memiliki gaya tarung yang indah, sehingga menjadikan daya tarik bagi pada pencinta burung kicau.

Bagaimana Cara Mengetahui Perbedaan Kacer Tipe Panas dan Tipe Dingin?


Pertanya diatas, kerap sekali saya dengar, tentang perbedaan kacer tipe dingin dan kacer tipe panas, namun sebenarnya cukup mudah untuk membedakannya, yaitu bisa kita lihat ketika kacer sedang bertarung di gantangan.

Cara Membedakan Kacer Tipe Dingin dan Kacer Tipe Panas

Dengan mengetahui tipe kacer panas atau dingin, tentunya kita bisa memaksimalkan perawatan supaya burung kacer bisa langsung gacor saat di gantangan. Untuk dapat mengetahui settingan kacer tipe dingin atau panas tentunya diperlukanya pengamatan keseharian dari mulai buka krodong, mandi, jemur dan pada saat ketemu lawan itu semua tentunya harus kita pelajari.

Ciri Kacer Tipe Panas merupakan kacer yang mudah emosi/ birahi tinggi, jadi saat ketemu musuh atau hanya mendengar suaranya saja burung langsung ngeplay sambil mengeluarkan isiannya. Sedangkan ciri-ciri Kacer Tipe Dingin merupakan burung yang lama panas/ emosi perlu perawatan kusus seperti pemberian EF berupa ulat hongkong untuk mendongkrak emosinya. Beberapa ciri-ciri untuk membedakan kacer tipe panas atau dingin antara lain :

Perbedaan Kacer Tipe Panas dan Kacer Tipe Dingin


Kacer Tipe Panas
  • Suka sekali mandi, walaupun baru buka krodong saat dimasukkan pada keramba mandi langsung nyemplung
  • Tidak kuat dijemur lama, burung cepat mangap ketika dijemur pada sinar matahari
  • Burung langsung buka ekor dan mengeluarkan isian walaupun hanya mendengar suara mp3 kacer
  • Saat digantang burung langsung ngotot dan gaya tarung nakal suka naik turun pangkringan dan nabrak jeruji (perlu diseting birahi agar mau nancep)
  • Burung lebih cepat mbedes/ suka mbedesi
  • Burung lebih cepat ngos-ngosan karena terlalu mengeluarkan tenaga saat digantangkan (perlu latih umbaran untuk melatih stamina dan nafas panjang)


Kacer Tipe Dingin
  • Burung kurang suka mandi, biasanya mau mandi sendiri kalau setelah dijemur saja
  • Burung kuat dijemur, walaupun dijemur lama burung masih kelihatan belum ngos-ngosan membuka mulut
  • Burung hanya siul menyaut saat mendengar suara kacer lain
  • Saat digantang terkadang burung hanya diam dan baru mulai berkicau saat menit terakhir
  • Burung hanya mengeluarkan suara siulannya saat digantang karena lama panas/ kurang fighter
  • Saat sudah panas burung bermain dengan tancap dan mengeluarkan suara isiannya tetapi hanya saat menit-menit akhir
  • Burung tidak mudah mbedes tetapi lebih suka nyiblek naik turunkan ekornya.
Baca juga : Settingan Harian Burung Kacer Tipe Dingin

Karakter kacer tipe panas dan dingin sebenarnya sama-sama bagus, tinggal kita bagaimana mencari settingan yang pas saja seperti kalau sudah ketahuan kacer tipe panas berarti perlu latihan umbar yang lebih lama agar nafas dan stamina tidak gampang loyo dan jika kacer tipe dingin berarti penjemuran dan pemberian EF yang tepat untuk mendongkrak birahi dengan cepat.

Kalau karakter dan kemauan burung sudah kita ketahui pasti gampang membuat kacer gacor buka ekor saat digantang, yang terpenting kita teliti dan konsisten dalam merawat burung tersebut. Penilaian lomba kacer bukan hanya tentang gaya tarung buka ekor saja tetapi perlu diperhatikan volume dan suara isian burung tersebut.

Saya rasa cukup sekian pembahasan yang kali ini bisa saya sampaikan tentang Cara Membedakan Kacer Tipe Dingin dan Kacer Tipe Panas. Semoga dengan pembahasan yang cukup singkat ini, bisa bermanfaat untuk kita semua. Terimakasih dan selamat mencoba.

Cara Mudah Membedakan Kacer Jantan dan Betina

March 05, 2019 1 Comment
Bagaimana caranya untuk bisa membedakan kacer jantan dan betina? Mungkin pertanyaan tersebut kerap anda dengar, namun bagi yang sudah mengenal jauh tentang burung kacer, tentunya sudah tidak asing lagi dan sudah tidak sulit lagi untuk membedakan kacer jantan dan betina.

Cara Mudah Membedakan Kacer Jantan dan Betina

Namun jika anda belum mengetahui apa perbedaan kacer jantan dan betina, anda baiknya anda membaca lebih lanjut artikel yang saya bagikan ini, karena pada artikel yang saya tulis ini, saya akan memberikan tips tentang cara membedakan kacer jantan dan betina, supaya anda bisa lebih mudah untuk membedakannya.

Hali ini tentunya sangat berpengaruh ketika anda akan memilih kacer bakalan atau sekedar ingin mengetahui apakah burung anda jantan atau betina. Pada dasarnya kacer memiliki banyak golongan atau jenis. Namun dalam urusan perbedaan jantan dan betina, biasanya bagian suara dan bulu sangat menentukan.

Jika burung kacer masih terlalu kecil atau terotol, biasanya bisa dilihat dari bentuk paruh atau menunggu sedikit lebih lama sampai warna bulunya terlihat. Perbedaan mencolok bisa Anda lihat jika kacer sudah mencapai usia 1 bulan. Selain bulu dan suara, hal yang dapat membedakan betina dan jantan untuk burung kacer biasanya dilihat dari bagaimana prilakunya. Jantan cenderung memiliki sifat yang semangat dan lebih suka berkicau daripada betina. Betina cenderung lebih lemah baik dalam fisik dan suaranya. Namun semuanya juga tergantun seperti apa keadaan birahinya sekarang.

Untuk Anda yang masih belum tahu tentang cara membedakannya, berikut ini adalah tips dan trik serta ciri membedakan kacer jantan dan betina.

Cara Mudah Membedakan Burung Kacer Jantan dan Betina


Berikut ini beberapa tips dalam membedakan mana jantan dan betina untuk burung kacer secara lengkap:

1. Cara Membedakan Kacer Jantan dan Betina Berdasarkan Fisik :


Kacer Jantan dan Betina

1. Kepala
Untuk bagian kepala jelas terlihat perbedaannya. Untuk betina memiliki kepala yang bulat dan terlihat berisi. Berbeda dengan jantan yang memiliki kepala berbentuk datar atau cepak. Kepala jantan seperti yang disebutkan tadi juga menjadi ciri-ciri bakalan yang berpotensi dalam hal kecerdasaan dan suara.

2. Paruh
Untuk paruh kedua jenis kelamin kacer ini hanya pada perbedaan pada warnanya saja. Baik jantan dan betina memiliki bawah paruh berbentuk V sedangkan untuk warna pada jantan terlihat berwarna hitam asli atau hitam pekati. Untuk betinanya, warna bawah paruh biasanya berwarna abu-abu agak sedikit hitam dan terlihat memudar. Warna tegas pada si jantan juga menjadi ciri yang sangat membedakan.

3. Dada
Dada pada jantan cenderung besar dan membusung kedepan. Sedangkan untuk betina dadanya biasa saja tak terlalu mencolok. Untuk warna bulu dadanya juga berbeda. Pada jantan, warna bulu dada berwarna hitam pekat sedangkan untuk betina, warna bulunya cenderung abu-abu saja.

4. Punggung
Punggung si jantan lebih besar, panjang, dan lebar. Intinya punggung jantan dan betina terlihat sangat berbeda jika dipandang dari ukuran karena rata-rata jantan lah yang memiliki tubuh besar. Warna bulu punggung pada jantan berwarna hitam pekat sedangkan untuk betina masih berwarna abu-abu dan memudar.

5. Ukuran Tubuh
Jantan memiliki ukuran yang sedikit lebih besar daripada betina. Namun betina kadang terlihat besar karena bentuk dasarnya yang bulat, berbeda dengan bentuk tubuh jantan yang ramping dan tegap membusungkan dada. Untuk melihat ciri ini sebaiknya sandingkan jantan dan betina kacer dengan usia yang sama misalnya 1 – 2 tahun di mana kacer sudah terbilang dewasa.

6. Kaki
Kaki kacer jantan lebih panjang dan terlihat kuat daripada si betina. Namun warna kaki biasanya sama saja yakin berwarna abu-abu. Kaki pada betina juga cenderung lebih kecil dan pendek mengikuti bentuk tubuh yang besar dan bulat.

7. Dubur
Perbedaan kacer jantan dan betina juga bisa dilihat dari duburnya. Dubur jantan cenderung lebih kecil namun memanjang. Sedangkan untuk betina duburnya terlihat besar dan lebar. Hal ini bisa menjadi petanda yang sangat menonjol untuk membedakan mana jantan dan betina pada burung kacer.

8. Tes DNA
Cara membedakan kelamin kacer jantan dan betina dapat menggunakan DNA yang dapat diambil dari darah atau bulu. Keakuratan tes DNA kacer diklaim mencapai 99 persen. DNA merupakan singkatan dari Deoxyribo Nucleic Acid yang tentunya berbeda antara jenis burung kacer betina dan jantan.

2. Cara Membedakan Kacer Jantan dan Betina Berdasarkan Tingkah Laku :


Kacer Anakan Jantan dan Betina, Kacer Anakan Jantan, Kacer Anakan Betina

1. Suara
Suara kacer jantan lebih keras, gacor, dan berdurasi panjang. Karena itulah jantan sering menjadi pilihan bagi penghobi burung kacer karena memiliki suara yang bagus untuk dilatih dan dimaster sehingga menghasilkan suara yang bervariasi banyak.

2. Kelincahan
Betina tak selincah kacer jantan karena pada dasarnya, burung jantan memiliki lebih banyak energy bagian kelincahan. Kekuatan fisik burung jantan juga lebih baik daripada betina. Namun baik betina dan jantan, kelincahan juga bisa dilihat dari keadaan mental dan birahi yang sedang tinggi.

3. Agresif
Meski tergantung dari keadaan birahi, jantan lebih agresif daripada si betina. Biasanya ditunjukkan pada saat sedang giras, birahi tinggi, sedang mabung, stres, dan lainnya. Pada saat penjodohan dan masa kawin bisa Anda lihat perbedaannya di mana kacer jantan cenderung lebih aktif dan agresif daripada si betina.

4. Cara Berdiri
Jantan akan membusungkan dada, tegap, ramping, dan tinggi ketikan sedang berdiri tegap. Akan berbeda dengan betina yang memiliki postur tubuh bulat dan besar sehinggai akan terihat perbedaan tingginya. Jika disandikan, jantan akan lebih sering berdiri tegak dibandingkan betina seolah-olah dia sedang mengintai sesuatu dari atas untuk menjaga betinanya.

Ciri-Ciri Kacer Jantan:


Kacer Jantan, Kacer Poci Jantan

1. Kepala cenderung berbentuk datar atau cepak.

2. Paruh berbentuk V, dengan warna hitam asli dan pekat.

3. Bulu dada berwarna hitam.

4. Bulu punggung berwarna hitam.

5. Ketika berdiri, terlihat langsing dan tegap.

6. Dubur terlihat kecil namun memanjang.

7. Lebih lincah daripada betina.

8. Lebih agresif daripada betina.

9. Suara kacer jantan bervariasi.

Ciri-Ciri Kacer Betina:


Kacer Betina, Kacer Poci Betina

1. Kepala bulat dan terlihat berisi.

2. Bawah paruh berbentuk V, berwarna abu-abu.

3. Bulu dada berwarna abu-abu.

4. Bulu punggung berwarna abu-abu.

5. Tubuh besar dan bulat.

6. Dubur terlihat lebar dan besar.

7. Jarang bersuara.

8. Suara kacer betina monoton.

Saya rasa cukup sekian tips yang bisa saya bagikan kali ini tentang Cara Mudah Membedakan Kacer Jantan dan Betina, semoga dengan artikel yang cukup singkat ini, bisa bermanfaat dan bisa menjadi referensi untuk anda agar bisa memilih kacer mana yang tepat untuk anda. Terimakasih dan selamat mencoba.